Viral ! Aksi Remaja Tinambung Melompat ke Sungai Berarus Deras

TINAMBUNG,- Sejumlah remaja di Polewali Mandar, terekam kamera, bertaruh nyawa melompat dari atas jembatan, ke dalam sungai yang meluap dan berarus deras, tanpa menggunakan perlengkapan keselamatan. Rekaman yang menampilkan detik-detik aksi nekat sejumlah remaja tersebut, viral di media sosial.

Sejak pertama kali diposting oleh pemilik akun facebook bernama Zubair, hari minggu lalu (12/01/20), hingga saat ini video viral tersebut telah dibagikan sebanyak 1761 kali, dengan jumlah penanyangan sebanyak 100.606 pada akun facebook Info Kejadian Polewali Mandar.

Video viral tersebut sontak mengundang komentar beragam dari warganet. Pemilik akun facebook bernama La Maddukelleng berkomentar : Cocok jadi regu penyelamat…rasa berani mengalahkan rasa takut… akun facebook bernama Rahmat menimpal: Carii metee, sementara pemilik akun facebook lain bernama NABHAN PAYMENT menulis : Ini hampir jdi tradisi saat air sungai meluap, jadi wadah bermaian anak2 dibantaran sungai mandar tinambung. Mereka bisa dibilang sudah ahli untuk hal bgitu krna tiap hari mereka main dsitu.

Berdasarkan penelusuran wartawan, video tersebut diketahui direkam dari atas Jembatan Tinambung, Kelurahan Tinambung, Kabupaten Polewali Mandar, saat banjir menerjang daerah ini, hari minggu lalu. Sungai tempat remaja tersebut menceburkan diri, bernama Sungai Mandar yang sedang meluap, setelah daerah ini berhari-hari diguyur hujan deras.

Bhabinkamtibmas Kelurahan Tinambung, Bripka Ahmad Subri Hamka mengatakan, aksi sekelompok remaja tersebut sudah biasa dilakukan, khususnya saat air sungai meluap, “ Adapun anak-anak yang sering lompat ke dalam sungai saat banjir, sudah menjadi hal biasa bagi warga di daerah ini, secara turun temurun “ ujar Ahmad Subri Hamka kepada wartawan, Rabu (15/01/20).

Menurut Ahmad Subri, aksi para remaja tersebut bukanlah untuk mencari sensasi atau sekedar beradu nyali, melainkan untuk mengejar hasil bumi seperti kayu dan kelapa yang terbawa arus banjir, “ Mereka melakukan itu untuk mengejar apa saja yang terbawa arus air sungai yang meluap, misalnya kayu dan hasil bumi seperti kelapa “ ungkap Ahmad Subri.

Kendati demikian, selaku pihak kepolisian, Ahmad Subri mengaku telah mengimbau remaja yang terjun ke dalam sungai untuk tetap berhati-hati, “ Kami sudah menghimbau agar dalam melakukan hal itu, selalu hati-hati karena berbahaya bagi diri mereka masing-masing “ terang Ahmad Subri. (Thaya)