Mengintip Keindahan Air Terjun Batu Miappar di Desa Sumarrang

CAMPALAGIAN,- Liburan tahun baru biasanya dimanfaatkan warga untuk berwisata. Nah, bagi warga yang ingin merasakan berwisata dengan nuansa alam yang masih alami, boleh berkunjung ke kawasan wisata Air Terjun Batu Miappar, di Dusun Batu Sasi, Desa Sumarrang, Kecamatan Campalagian, Kabupaten Polewali Mandar.

Oleh warga setempat Batu Miappar diartikan sebagai hamparan batu, mungkin karena letak air terjun yang satu ini, berada di sungai yang dipenuhi hamparan bebatuan besar.

Tidak sulit untuk menjangkau kawasan wisata Air Terjun Batu Miappar, berjarak, sekira 35 kilometer dari ibu kota Kecamatan Campalagian. Perjalanan dapat ditempuh dengan menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat, selama 30 menit, dilanjutkan dengan berjalan kaki selama 15 menit, melewati areal perkebunan warga, “ Sejauh ini akses jalan yang masih jadi kendala, kunjungan paling dari warga lokal saja, karena akses jalan yang kurang bagus “ kata salah seorang warga, Alif Dermawan kepada wartawan, beberapa waktu lalu.

Air Terjun Batu Miappar, memiliki ketinggian lebih kurang lima belas meter, berhadapan dengan tebing batu yang menjulang tinggi, dan terlindung rimbunnya daun pepohonan, membuat keberadaan air terjun yang satu ini, seolah tersembunyi.

Di dasar air terjun, terdapat kolam kecil dengan kedalaman pinggang orang dewasa, cocok menjadi tempat bermain air bersama keluarga, sekedar merelaksasi diri dari rutinitas kerja sejari-hari. Namun demikian, pengunjung juga harus berhati-hati saat melangkahkan kaki, apalagi permukaan batu tempat kaki berpijak, sedikit licin.

Tidak ada fasilitas penunjang yang dapat dijumpai di lokasi wisata air terjun batu miappar,  semuanya masih alami, karena belum dikelola. Kendati demikian, suasana di sekitarnya khas dengan udara pedesaan yang sejuk, mampu membuat pengunjung berlama-lama, menghabiskan waktu di tempat ini. Apalagi lokasi ini juga memiliki banyak tempat swafoto menarik, dengan latar bebatuan besar, serta tebing batu dengan akar pepohonan yang menjuntai.

Terkait potensi yang dimiliki Air Terjun Batu Meappar, Sekretaris Desa Sumarrang, Kurniadi Ahmad, mengaku telah mengalokasikan anggaran dana desa, untuk pengembangan lokasi wisata air terjun pada tahun 2020, “ Kami bersama stakeholder masyakarat yang ada di desa Sumarrang, sepakat untuk mengembangkan aset wisata itu, karena kami yakin pengembangan batu meappar, merupakan salah satu upaya menumbuhkan kesejahteraan ekonomi kerakyatan, dan yang paling penting salah satu upaya mengurangi pengangguran dalam hal ini penciptaan lapangan kerja “ terang Kurniadi yang dikonfirmasi di kantornya.

Menurut Kurniadi, dulu, lokasi air terjun batu meappar menjadi tempat nenek moyang warga di daerah ini, untuk menggelar persembahan ataupun sesajen kepada leluhur, “ Oleh karenanya, dengan upaya pengembangan kawasan wisata batu meappar, kami berharap, masyarakat tidak lagi mengenali daerah tersebut sebagai tempat persembahan, melainkan sebuah destinasi wisata baru, yang menawarkan potensi keindahan alam yang layak untuk dikunjungi “ pungkasnya.

Bagaimana, penasaran dengan lokasi wisata ini, jangan lupa berkunjung yah, apalagi masih gratisss….Namun begitu, keasrian dan kebersihannya tetap harus dijaga yah…alias jangan merusak dan jangan buang sampah sembarangan. (Thaya)

__Terbit pada
01/01/2020
__Kategori
Sosial, Travel, Wisata