Terjaring Operasi Patuh, Gadis Remaja di Wonomulyo Merengek dan Menangis

WONOMULYO ,- Personil Satuan Lalu Lintas Polres Polewali Mandar, terus menggelar Operasi Patuh Siamasei Tahun 2019.  Saat operasi digelar, seorang gadis remaja terus merengek hingga akhirnya menangis, lantaran menolak ditilang polisi.

Remaja yang diketahui bernama Nurlina (18 tahun), asal Desa Lapejan, Kecamatan Tapango tersebut, ditilang lantaran didapati berkendara sambil berboncengan dengan salah seorang temannya yang tidak memakai helem.

Dengan alasan takut kepada orang tuanya, Nurlina berulang kali mencoba merampas Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) miliknya, yang diamankan polisi sebagaj jaminan.

“ Janganki ambil STNK ku pak, kasika kowdong kesempatan satu kali, takutka namarai bapakku “ pinta Nurlina kepada polisi.

Hingga operasi yang digelar polisi di Jalan Trans Sulawesi, Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar ini usai , Selasa (03/09/19), sekira pukul 12:00 siang, Nurlina masih terus menangis, berharap Polisi mengembalikan STNK miliknya. Bahkan Nurlina menolak menandatangani lembaran surat tilang yang diberikan polisi.

Upaya polisi membujuk Nurlina untuk berhenti menangis, juga tidak membuahkan hasil.

Polisi mengaku tingkat kesadaran masyarakat untuk berkendara dengan tertib sudah meningkat, kendati masih ada pemiik kendaraan roda dua maupun roda empat yang terjaring operasi, “ Untuk hari ini, kita lihat para pengguna kendaraan roda empat sudah menyesuaikan, rata-rata berkendara dengan menggunakan safety belt, banyak juga pengendara yang mengambil jalan lain, mungkin karena mereka tau kita menggelar razia “ Kata Kepala Urusan Pembinaan Operasi (KBO) Lalu Lintas Polres Polman, IPTU Suyanto kepada wartawan usai menggelar operasi.

Berdasarkan pantauan wartawan, selama operasi berlangsung masih banyak pengendara yang mencoba menghindari operasi dengan cara berbalik arah dan berkendara melawan arus, sementara lainnya memilih berhenti di tepi jalan, tidak jauh dari lokasi operasi patuh digelar. (Thaya)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.