Polisi Ringkus Pelaku Pencurian Emas Yang Terekam CCTV di Pasar Wonomulyo

WONOMULYO,- Setelah menunggu lama, upaya jajaran kepolisian Polsek Wonomulyo, Polres Polewali Mandar, mengamankan pelaku pencurian emas di Pasar Wonomulyo, yang terjadi Selasa 23 Juli 2019, akhirya membuahkan hasil.

Pelaku berinisial RS (42 tahun), warga Desa Laleng Bata, Kecamatan Paleteang, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, diringkus Satuan Reskrim Polsek Wonomulyo, dipimpin Panit 2 Reskrim Polsek Wonomulyo IPDA Misbahul Munir Hidayat, diback up personil Opsnal Polres Pinrang, Jumat malam (20/09/19), sekira pukul 23:00 Wita. Pelaku diringkus di rumahnya di Pinrang tanpa memberikan perlawanan.

Keberadaan pelaku sudah lama diintai polisi, namun upaya menangkapnya selalu gagal.  Ketika diringkus, pelaku dan keluarganya sempat histeris hingga mengundang perhatian warga setempat.

Saat jalani pemeriksaan di Mapolsek Wonomulyo, pelaku terus menangis dan berdalih aksinya dilakukan karena terpaksa, “ Saya lagi butuh uang pak, suami saya sudah lama sakit, saya tidak punya biaya untuk membawanya berobat, saya tidak punya kerjaan “ kata RS sembari mengusap air matanya.

Kepada polisi, pelaku mengaku emas seberat 65 gram hasil curiannya, hilang diambil orang dalam perjalanan menuju pulang ke rumahnya, “ Emasnya sudah tidak ada pak, soalnya saya dihipnotis orang ketika berada di pete-pete saat perjalanan pulang ke rumah “ kilah RS.

Terungkapnya identitas RS, berkat kamera pengawas CCTV di lokasi kejadian, yang merekam RS saat melakukan aksi pencurian emas.

“ Informasi awal, berangkat dari rekaman CCTV di salah satu toko emas, dimana tersangka melakukan aksinya “ kata Kapolsek Wonomulyo AKP Deni Irwansyah saat dikonfirmasi wartawan,  Sabtu (21/09/19).

Polisi mengaku akan terus melakukan penyelidikan, untuk mengungkap keberadaan barang bukti emas yang dicuri, termasuk jaringan pelaku dalam melancarkan aksinya, “ Untuk sejauh ini yang diamankan baru tersangka itu sendiri, barang bukti masih dalam penyelidikan, akan terus dilakukan penyelidikan terkait penanganan barang buktinya “ jelas Deni.

Berdasarkan catatan kepolisian, pelaku diketahui adalah seorang resedivis kasus yang sama, di Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan. (Thaya)

 

 

__Terbit pada
21/09/2019
__Kategori
Peristiwa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.