Ali Baal Harapkan Sinergi Pemerintah Pusat dan Daerah Berjalan Baik

SULBAR,-  Gubernur Sulbar, Ali Baal Masdar, membuka secara resmi Knowledge Sharing Forum ” Penguatan Hubungan Pusat-Daerah Menyongsong RPJMN 2020-2024, di Auditorium Lantai 4 Kantor Gubernur Sulbar, Sabtu kemarin (31/08/19).

Dalam sambutannya Gubernur Sulbar, Ali Baal Masdar mengatakan, keberhasilan pembangunan nasional dipengaruhi oleh pembangungan di daerah. Ia menyampaikan saat ini banyak tantangan dan permasalahan  yang harus diselesaikan bersama terutama dalam mengoptimalkan berbagai potensi yang berada di Sulbar, untuk itu sinergi antara pusat dan daerah harus terjalin dengan sangat baik.

“Kita akan memasuki periode kedua RPJMN Presiden Joko Widodo tahun 2020-2024 , maka dari itu kita perlu menyikapi berbagai kebijakan dan intervensi pusat yang belum dapat diwujudkan tahun 2015-2019 di Sulbar. Kehadiran IKA PIMNAS dan LAN RI di Sulbar ini membawa angin segar kepada masyarakat Sulbar terkait anggaran dari pusat, dimana kesempatan ini seharusnya dimanfaatkan sebaik mungkin untuk sharing tentang program RPJMN 2020-2024. Harapan kami di daerah kepada IKA PIMNAS tentunya dapat mendorong keinginan kami di pusat yang tentunya sesuai dengan program RPJMN, demi proses percepatan pembangunan di Sulbar ini,” kata Ali Baal.

Deputi Bidang Penyelenggaraan Pengembangan Kompetensi LAN RI, Dr. Basseng, mengatakan, bahwa visi pembangunan nasional pada RPJMN 2020-2024 adalah mewujudkan masyarakat Indonesia yang adil dan makmur, melalui percepatan di berbagai bidang, menekankan terbangunnya struktur perekonomian yang kokoh berlandaskan keunggulan kompetitif di berbagai wilayah, yang didukung oleh sumberdaya manusia yang berkualitas dan berdaya aset.

” Tentunya kita menyadari sumberdaya manusia membutuhkan talenta-talenta unggul untuk mewujudkan visi, tidak mungkin kita bisa meningkatkan daya saing bangsa jika tidak terdapat talenta-talenta yang dibutuhkan serta mempuni di bidangnya. Saya berharap pada IKA PIMNAS untuk terus melaksanakan program-program agar kompetensi kepemimpinan benar-benar bisa diterapkan sehingga bisa membawa perubahan yang signifikan dan membawa Indonesia lebih maju,” kata Basseng. (ADVETORIAL)

 

 

__Terbit pada
01/09/2019
__Kategori
Polhukam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.