Menu

Pemprov Sulbar Dorong Wujudkan PTSP Prima

SULBAR,- Pemprov Sulbar  fokus mewujudkan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Prima dimulai dari Kabupaten Polewali Mandar, Mamuju Tengah dan Kabupaten Pasangkayu.

Sekprov Sulbar, Muhammad Idris dalam acara rapat koordinasi pimpinan daerah (Rapimda) terkait penyelenggaraan PTSP Prima Privinsi Sulawesi Barat di Hotel Grand Maleo, Rabu kemarin (07/08/19), menyampaikan harapan , agar forum tersebut berjalan lebih  efesien yang tidak hanya membahas soal tekhnis tetapi lebih cenderung kepada semangat kerja aksi, sehingga   memanfaatkan diskusi-diskusi yang ada antara satu unit dengan unit yang lain agar dapat lebih cepat mengidentifikasi probelum yang akan dilanjutkan pad komitmen mempercepat kesepatan penanganan.

”  Sulbar merupakan salah satu daerah kategori tertinggal, yangmembutuhkan kerjasama yang saling bersinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah kabupaten/kota,  sebab suatu pemerintah daerah tidak akan mampu bekerja dan berbenah secara sendiri tanpa adanya progresif dari pemerintah kabupaten, kiranya sgeera memiliki PTSP Prima, begitupun ditiap pemerintah kabupaten/kota, sehingga dapat memenuhi istilah standar PTSP yang memenuhi syarat terbaik dalam meberikan layanan “ kata Idris.

Sementara itu, Direktorat Jenderal Bina Administrasi Wilayah RI, Eko Subowo mengemukakan, kegiatan tersebut bertujuan sebagai percepatan perizinan usaha melalui Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu ( DPMPTSP), sebagaimana arahan dari Presiden RI agar melakukan percepatan dari daerah hingga ke tingkat nasional, sehingga Kementerian Dalam Negeri harus lebih memastikan proses perizinan PTSP di daerah bias berjalan baik sehingga tercipta suatu hubungan yang saling menguntungkan antara pihak investor dan Pemerintah Daerah melalui serapan tenaga kerja yang besar dengan terbukanya lapangan kerja.

“ Kita akan perbaiki terus mulai dari perangkat regulasi dan kita juga sudah menerbitkan permendagri dalam rangka peningkatan persamaan persepsi “ beber Eko.

Eko juga menyampaikan,  Sulawesi Barat merupakan daerah yang diharapkan mampu menjadi provinsi maju sejajar dengan provinsi maju lainnya, meski telah diketahui secara bersama Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tidak mampu mencukupi pembangunan daerah, maka dari itu dibutuhkan pendanaan dari sektor swasta.

” Kita memerlukan lapangan kerja, maka dari itu harus ada investasi yang masuk, dan ,kita harus memberikan pelayanan dengan baik, kita percepat dan bebas dari pungli dan kendala lainnya, maka dari itu harapan saya bagi sulbar di ulang tahun yang ke 15 harus semakin maju,konsen pada masyarakat Sulawesi Barat maupun Idonesia secara keseluruhan,” sebut Eko. (ADVETORIAL)

 

No comments

Tinggalkan Balasan