Mabuk di Gubuk Derita, Pemuda Tumpiling Diamuk Warga Karena Berbuat Onar

WONOMULYO,- IL (32 tahun), warga Desa Tumpiling, Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar, hanya dapat meringis kesakitan saat digelandang polisi. Pemuda yang sehari-hari berprofesi sebagai petani ini, menderita babak belur setelah diamuk warga lantaran berbuat onar akibat pengaruh minuman keras, Selasa malam (06/08/19).

Pasca diamuk warga IL langsung diamankan oleh sanak keluarganya.  Namun entah kenapa dirinya kembali berulah dan nekat melakukan penghadangan dan melempari bus yang melintas di jalur trans Sulawesi, Desa Tumpiling, Kecamatan Wonomulyo.

Naas bagi IL yang tidak sadar, salah satu bus yang dilemparinya ternyata ditumpangi rombongan anggota brimob di daerah ini.  IL yang awalnya mabuk berat akibat pengaruh minuman keras, langsung tidak berkutik saat diamankan anggota brimob.

“ Jadi awalnya dia berbuat onar di depan Pertani, sempat berantem dengan warga, hingga akhirnya salah seorang kerabatnya datang menjemput untuk diamankan di rumahnya, tidak tau kenapa, setelah di daerah Tumpiling dia berbuat onar kembali, memalak sejumlah mobil termasuk bus yang ditumpangi anggota brimob “ jelas Panit Humas Polsek Wonomulyo, AIPTU Bernar S Irawan, saat dikonfirmasi wartawan di kantornya, Rabu siang (07/08/19).

Kepada polisi, IL mengaku perbuataannya dilakukan secara tidak sadar lantaran mabuk berat, usai berpesta minuman keras bersama teman-temannya, di kawasan Gubuk Derita, yang terletak di Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Wonomulyo.

“ Saya betul-betul tidak sadar pak, karena mabuk berat, sebenarnya saya jarang minum cuman semalam tiba-tiba diajak teman ke gubuk derita, semalam saya cuman minum tiga botol anggur “ kilah IL kepada polisi.

Untuk pertanggung jawabkan perbuatannya, IL harus meringkuk dalam sel tahanan Mapolsek Wonomulyo. IL telah dilaporkan melakukan penganiayaan terhadap salah seorang warga di daerah ini. (Thaya)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.