Menu

Idris Harap Diklat Perkuat Jiwa Nasionalisme dan Patriotisme Paskibraka

SULBAR,- Sekprov Sulbar, Muhammad Idris membuka secara resmi Pendidikan dan Latihan (Diklat) calon Pasukan Pengibar Berdera Pusaka (Paskibraka) tingkat Sulbar, di ruang meeting lantai 2 Kantor Gubernur Sulbar, Senin kemarin (05/08/19).

Dalam sambutannya, Sekprov Sulbar Muhammad Idris  menyatakan bangga terhadap peserta diklat calon paskibraka.

“Saya merasa bangga terhadap saudara-saudara yang telah terpilih bergabung dalam kelompok ini. Kalian adalah putera-puteri terbaik dari enam kabupaten yang ada di Sulbar,” ucap Idris.

Idris mengatakan, terpilihnya mereka sebagai calon paskibraka tidak mungkin langsung jadi begitu saja tanpa melalui pemantauan yang intens, dilakukan oleh tim, sekolah dan juga  keluarga.

Untuk itu, Idris berharap, melalui diklat  akan memperkuat jiwa nasionalosme dan patriotisme dikalangan putera-puteri bangsa, khususnya para pelajar yang sudah terpilih menjadi peserta paskibraka provinsi, “ Dengan begitu, diklat ini dapat member makna dan bukan hanya sekedar rutinitas atau seremonial belaka “ tandas Idris.

Lebih lanjut, Idris menyatakan, diklat calon paskibraka Sulbar 2019 merupakan momentum yang sangat strategis untuk membekali peserta dengan berbagai pengetahuan, pembinaan fisik, sikap dan mental.

Hal itu dilakukan agar para peserta memiliki kesiapan yang prima dalam melaksanakan tugasnya sebagai paskibraka.

Sementara itu, Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Sulbar, Muhammad Hamzih, mengemukakan, diklat calon paskibraka dilaksanakan untuk membentuk karakter, watak dan kedisiplinan jiwa nasionalisme, serta kemampuan mereka menjadi paskibraka secara baik, menjadi kebanggaan keluarga, sekolah, daerah asal dan masyarakat.

Pelaksanaan diklat akan berlangsung selama kurang lebih dua minggu di Wisma Malaqbi Mamuju, yakni dimulai 4 sampai 19 Agustus 2019

Adapun peserta diklat calon paskibraka, sebanyak 71 orang yang berasal dari siswa siswi SLTA dan sederajat di enam kabupaten se-Sulbar yang, dengan rincian yakni Mamuju 17 orang, Majene 12 orang, Polewali Mandar 15 orang, Mamasa tujuh orang, Mamuju Tengah delapan orang dan Pasangkayu 12 orang. (ADVETORIAL)

 

 

No comments

Tinggalkan Balasan