Belum digaji, Puluhan GTT dan PTT Geruduk Kantor DPRD Sulbar

SULBAR,- Puluhan massa aksi yang tergabung dalam Aliansi Guru Tidak Tetap (GTT) dan Pegawai Tidak Tetap (PTT), berunjuk rasa di Kantor DPRD Sulbar, Kamis siang (29/08/19). Mereka menuntut kejelasan gaji GTT dan PTT yang belum terbayarkan sejak mulai bekerja pada Agustus 2018 lalu.

Sambil membentangkan spanduk dan poster, dalam orasinya massa aksi mendesak Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Barat mundur dari jabatannya jika tidak dapat menyelesaikan tuntutan massa aksi.

Massa aksi juga menuntut Pemprov Sulawesi Barat, untuk segera menerbitkan surat keputusan (SK), bagi sedikitnya 3.700 orang GTT-PTT di daerah ini, sebagai dasar pembayaran gaji.

“ Tuntutan kami sangat jelas, GTT dan PTT sudah bekerja beberapa bulan namun sampai saat ini belum ada kejelasan berapa gaji dan kapan mereka akan digaji, kami hadir di sini menuntut pemerintah yang telah melakukan penzaliman pada GTT dan PTT “ sebut koordinator aksi Ahmad, dalam orasinya.

Aksi unjuk rasa ini sempat memanas, massa aksi nekat menerobos barikade pengamanan yang dikawal Aparat Kepolisian dan Satpol PP, lantaran Anggota DPRD Sulbar sempat menolak menemui massa aksi.

Keributan baru mereda, setelah Ketua Komisi I DPRD Sulbar Ir Yahuda, bersama Ketua Komisi IV DPRD Sulbar Amran Salimin didampingi anggota DPRD Sulbar dari Fraksi PAN Ajbar, menerima dan melalukan audience dengan massa aksi. Audience turut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Sulbar, H Arifuddin Toppo.

Massa aksi mengancam akan menggelar aksi yang lebih besar  dan menduduki kantor DPRD Sulbar, jika tuntutan mereka tidak segera dipenuhi. (Thaya)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.