Lalai Bekerja, Pria di Mapilli Tewas Kesetrum Listrik

MAPILLI ,- Kecelakaan kerja yang merenggut korban jiwa terjadi di Desa Segerang, Kecamatan Mapilli, Kabupaten Polewali Mandar, Kamis pagi (25/07/19).

Andi Cakka (39 tahun), warga setempat meregang nyawa akibat kesetrum listrik saat bekerja dalam proses pembangunan salah satu masjid di daerah ini. Korban tewas dalam perjalanan menuju rumah sakit untuk mendapat pertolongan.

Tangis histeris sang istri Nurmawati tidak terbendung, melihat suami yang telah memberinya seorang anak terbujur kaku tidak bernyawa.

Salah seorang saksi mata menyebutkan, peristiwa bermula ketika korban yang berada di atas bangunan masjid dengan ketinggian lima meter dari permukaan tanah, bermaksud menarik selembar papan menggunakan sebatang besi, “ Sepertinya dia kurang memperhatikan, kalau posisinya sudah sangat dekat dengan kabel listrik yang membentang sekitar beberapa meter saja dari tempatnya berdiri, sehingga tanpa diduga ujung besi yang dipegangnya menyentuh kabel bertegangan tinggi tersebut “ ujar rekan korban Borahima kepada wartawan.

“ Setelah kesetrum, korban terjatuh dari ketinggian lima meter hingga kepalanya membentur batu “ sambung Borahima.

Borahima mengaku sedih, apalagi selama ini hanya korban yang kerap mengingatkan pekerja lainnya untuk selalu waspada dan berhati-hati saat bekerja, “ Tapi tidak tau kenapa hari ini semua pekerja seolah tidak memperhatikan keberadaan kabel listrik tersebut, termasuk korban yang juga lalai “ kenang Borahima.

Aparat kepolisian dari Pospol Mapilli dan Polsek Wonomulyo yang mendatangi lokasi kejadian, memastikan kecelakaan kerja yang merenggut korban jiwa ini, dipicu kelalaian pekerja termasuk kontraktor pembangunan masjid, “ Sebenarnya dari kelalaian pekerja sendiri termasuk dari pihak kontraktor pemenang tender pembangunan masjid, yang tidak memperhatikan kondisi masjid yang sangat dekat dengan kabel bertegangan tinggi “ kata Kapospol Mapilli IPTU Sukirno.

Pihak kepolisian mengaku akan berkoordinasi dengan panitia pembangunan masjid termasuk penanggung jawabnya, agar peristiwa yang telah merenggut korban jiwa ini tidak terulang kembali. (Thaya)

__Terbit pada
25/07/2019
__Kategori
Peristiwa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.