Menu

Menarik, Wisata Edukasi Rumah Penyu di Mampie

WONOMULYO ,- Liburan hari raya Idul Fitri akan segera berakhir, bagi anda yang belum memiliki tempat tujuan berwisata bersama keluarga, wisata alternatif yang mengedukasi di Rumah penyu, yang terletak Di Desa Galeso, Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar, mungkin bisa menjadi pilihan.

Untuk mengunjungi kawasan wisata alternatif rumah penyu ini tidaklah sulit dan dapat dijangkau baik menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat, dengan waktu tempuh kurang dari satu jam, dari Kecamatan Polewali yang merupakan Ibu Kota dari Kabupaten Polewali Mandar.

Di sini pengunjung tidak hanya bisa mendapatkan informasi atau belajar seputar penyu dan upaya pelestarian penyu yang telah beberapa tahun dilakukan pengelola, tetapi juga bisa berinteraksi langsung dengan anak penyu atau tukik yang ditangkarkan.

Jika sedang beruntung, pengunjung yang datang bisa terlibat dan menjadi saksi saat ratusan tukik dilepaskan kembali ke laut.

“ Biasanya puncak musim telur penyu itu menetas pada bulan mei sampai juni, setelah seminggu ditangkarkan anak penyu atau tukik ini akan dilepas liarkan kembali ke lautan “ ungkap pengelola rumah penyu, Yusri, kepada wartawan, Sabtu (08/06/19).

“ Nah pengunjung yang ingin terlibat dalam pelepasan tukik ini, setidaknya harus mengkonfirmasi kami terlebih dahulu, karena biasanya setiap sarang telur yang telah menetas, jauh hari telah diadopi oleh kelompok organisasi, komunitas atau perorangan yang ingin terlibat dalam kegiatan pelestarian penyu ini ‘ sambung Yursi menambahkan.

Namun bagi pengunjung yang tidak berkesempatan ikut terlibat dalam kegiatan pelestarian penyu ini, apalagi jika penyu belum memasuki musim untuk bertelur,  jangan khawatir karena di tempat ini pengelola telah menyiapkan sejumlah fasilitas untuk memberikan kenyamanan buat para pengunjung, termasuk spot photo dengan latar belakang patung penyu yang menjadi ciri khas tempat wisata ini.

Selain itu, kawasan wisata rumah penyu ini juga memiliki sejumlah gazebo yang dilengkapi toilet dengan sarana air bersih, yang menawarkan pemandangan indah pantai berpasir putih, dengan kemilau lautnya yang berwarna biru, dijamin bisa menjadi tempat yang nyaman buat pengunjung bersantai bersama keluarga.

Hembusan angin sepoi diiringi suara deru ombak yang mengantam pantai, dijamin mampu membuat pengunjung betah berlama-lama di duduk bawah rindangnya daun pohon kelapa yang berjejer rapi di sekitar kawasan rumah penyu ini.

“ Alhamdulillah, tidak sia-sia jauh-jauh datang kesini, selain bisa menikmati keindahan alamnya, juga secara langsung  bisa ikut melepas penyu ke laut, bagi saya ini moment paling seru dan langka “ puji salah seorang pengunjung yang mengaku dari Sulawesi Selatan, Widya.

Yang unik, pengelola kawasan wisata rumah penyu ini, tidak mengenakan tarif masuk ataupun sewa gazebo buat para pengunjung, mereka hanya berharap keikhlasan para pengunjung saja untuk memberikan sedikit rupiah, sebagai biaya operasional pengelola untuk terus melakukan upaya penyelamatan telur penyu dari serangan predeator, agar dapat menetas dengan selamat untuk dilepaskan ke habitatnya. (Thaya)

 

No comments

Tinggalkan Balasan